Tutup Tahun 2025, Persinas ASAD Nabire Gelar Festival Pasanggiri Generus

Nabire (31/12). Menutup rangkaian kegiatan pembinaan sepanjang tahun 2025, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Nabire menggelar Festival Pasanggiri Generus bagi pesilat putra dan putri tingkat usia dini, pra remaja, dan remaja. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Ganjar Waluyo, Jalan Surojo Tanojo, Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Minggu (21/12).
Kegiatan Pasanggiri secara resmi dibuka oleh Pembina PERSINAS ASAD Nabire Nuryadi. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pasanggiri tidak sekadar menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana pembinaan mental dan karakter pesilat generasi muda. “Pasanggiri ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai pencak silat sebagai seni bela diri tradisional sekaligus sarana penjagaan diri bagi generasi penerus,” ujarnya.
Festival Pasanggiri diikuti oleh para pesilat binaan PERSINAS ASAD Nabire dan dihadiri oleh unsur pelatih serta pembina. Kehadiran para pelatih senior menjadi bentuk dukungan nyata terhadap proses pembinaan dan peningkatan kualitas pesilat sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menampilkan kemampuan teknik dasar hingga rangkaian jurus pencak silat yang telah dipelajari selama masa latihan. Setiap penampilan mendapat perhatian dan penilaian dari para pelatih, disertai arahan teknis, evaluasi, serta motivasi agar para pesilat semakin percaya diri dan terus meningkatkan kemampuan bela diri mereka.
Ketua Panitia Festival Niki Afidah Mukmin, menyampaikan bahwa Pasanggiri ini bertujuan membentuk pesilat yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, akhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa. “Pembinaan yang berkelanjutan sangat penting agar pendekar ASAD Nabire tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter kuat, dan mampu melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia,” ungkapnya.
Selain kegiatan utama Pasanggiri, acara ini juga diramaikan dengan bazar remaja masjid di bawah naungan LDII. Bazar tersebut diikuti oleh Remaja Masjid Baitul Izza, Al-Manshurin, Ar-Rofiq, Al-Muttaqin, dan Miftahul Jannah, yang menyajikan beragam makanan dan minuman kekinian, sehingga menambah semarak suasana kegiatan.
Melalui Festival Pasanggiri Generus ini, PERSINAS ASAD Nabire menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tradisi pencak silat sekaligus menyiapkan bibit-bibit pendekar yang berprestasi dan berkarakter luhur untuk masa depan. (Arbi/LINES)
Oleh: Afid Mukmin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
